Sabtu, 25 Juni 2011

Tetap Setia (versi parodi) part2

Woy semua, Legit balik lagi nih, ini part ke-2 dari cerbung Legit yng Tetap Setia, makasih buat semua yang udah nyempeting singgah kerumah Legit untuk baca cerbungnya (loh? eh salah-salah) yang mau nyempetin singgah ke Blog Legit mksdnya ._.v


----------
Saat pulang sekolah tiba, aku langsung pulang dan melewati koridor kelas Legit, tak sengaja aku berjalan berpapasan dengan Legit dan geng 8UniqueBoys lainnya, Legit tiba-tiba saja tersenyum manis kepadaku, aku mau tersenyum balik, tapi aku ingin ngasih pelajaran buat dia, saat Legit tersenyum aku menunduk dan berjalan terus tanpa memikirkan dia.

Tiba-tiba rasanya kepala ini pusing, kulihat semua orang berubah menjadi dua dan tiga dan semua putih………
Saat ku terbangun, aku berada di sebuah ruangan yang sangat tidak familiar, kulihat tangan ini sudah terjarumi infus, aku menyadarinya dan aku berada di rumah sakit. Ku lihat samping kananku, berdirilah sesosok cowok yang sangat aku saya……benci.

“Njel? Lo udah sadar? Alhamdulillah akhirnya lo sadar dari masa koma lo selama 3 hari.” Kata Legit sambil mengubah raut wajahnya menjadi bahagia.

“Ngapain lo disini?!?!” tanyaku sangat berusaha untuk jutek kepadanya.

“Gue jagain lo, ternyata selama ini gue peduli sama lo Njel, gue kangen saat-saat gue di perhatiin sama lo. Kangen banget!” Jawabnya.

“Hah? Kangen sama gue? Gak salah denger? Seorang Legit yang sombong bisa kangen juga ternyata!” kata gue sambil menertawainya.

“Njel, gue serius gue kangen sama perhatian lo ke gue.” Jawab Legit yang tiba-tiba saja memeluk gue erat.

“Git? Kalau lo serius sama gue, tunjukin!” kata gue ingin meyakinkan bahwa Legit serius sama gue.

“Oke, setelah lo keluar dari rumah sakit akan gue buktiin semuanya!” jawab Legit tegas.

Setelah 1 minggu Enjel dirawat di rumah sakit, Legit lah yang mengurus Enjel sangat penuh perhatian. Dan ketika Enjel sudah diizinkan untuk pulang, Legit juga yang menjemputnya untuk mengantarkan Enjel pulang, disinilah Enjel mulai melihat keseriusan Legit kepada dirinya.

-----------

Keesokan harinya…..

“Ma, Enjel berangkat dulu ya.” Kata Enjel sambil berteriak menuruni tangga.

“Njel, sini dulu kamu!” panggil mama Enjel.

“Apa sih ma? Knp harus bisik-bisik?” Tanyaku heran.

“Diruang tamu ada cowok yang jemput kamu tuh, tadi mama suruh masuk aja.” Kata mama.

Mendengar penjelasan mama, otakku langsung tertuju pada satu nama yaitu Legit.

“Pasti Legit!” kata hati kecilku.

Aku langsung berlari ke arah ruang tamu, ternyata dugaanku benar Legit sudah duduk di sofa yang sepertinya sudah menungguku lama.

“Legit?” panggilku.

“Enjel? Udah siap belum? Ayo berangkat nanti telat.” Katanya khawatir telat.

"Iya, bentar ya Git." Teriakku dari ruang makan.

"Ma, aku berangkat dulu ya, nanti aku makan disekolah aja daaaah mama" kataku buru-buru menuju arah ruang tamu.

"Udah yoook!" kata Legit buru-buru menarik tanganku arah mobilnya.


Selama perjalanan aku hanya diam dan meremas-remas tanganku, aku liat kanan-kiri emang ini menuju ke arah sekolah tapi lama-kelamaan Legit melajukan mobilnya melawati sekolah.

"Loh Git? kok sekolahnya dilewatin sih?" tanyaku heran dan sedikit khawatir.

"Udah tenang aja, aku mau ngasih surprise spesial buat kamu Njel." jawabnya tenang.

"Gimana mau tenang Git, kamu jemput aku kan mau kesekolah bukan hangout." kataku cemberut (cepet tua loh njel:O)

"Udah ah diem, bawel deeeh" jawabnya lagi.


aku gak bisa buat apa-apa, akhirnya aku turuti aja maunya Legit, dalam perjalan aku hanya diem, sesekali melirik kearah Legit yang sedang sibuk dengerin lagu, akhirnya mataku tak tahan dan akhirnya aku istirahatkan badanku sebentar.

aku tak tau berapa lama aku tertidur, tiba-tiba kami sudah sampai di suatu tempat dengan pemandangan yang indah.

"Git, kita dimana sih?" tanyaku heran

"kita dipuncak Njel." jawabnya santai.

"what? puncak?" tanyaku kaget

"hehe iya, aku mau nunjukin sesuatu spesial untuk kamu Njel, tapi harus tutup mata ya," kata Legit yang semakin bikin aku penasaran.

dengan mata tertutup Legit menuntunku ke sebuah tempat yang sama sekali aku tak tau. Dan akhirnya aku sampe suatu tempat, saat ku buka mataku, Legit telah menuntunku ke kebun teh yang indah sekali, aku liat kanan dan kiriku, aku sedikit terkejut dengan keberadaan geng Legit (8uniqueBoys) dan kedua temanku Sella dan Thello. mereka semua hanya tersenyum gemvbira melihat kedatanganku, tiba2 saja Legit berlutut dan mengeluarkan setangkai bunga mawar putih untukku sambil berkata.......

"Njel, maafin aku ya kalo dulu aku sering nyakitin kamu, tapi sekarang aku mau memperbaiki semua keselahanku dengan mencintaimu apa adanya dan aku mau kamu menjadi yg terakhir untukku selamanya." kata Legit yang membuatku meneteskan ait mata terharu.


"Aku maafin kamu kok Git, aku juga sayang banget sama kamu." Jawabku sambil memeluk erat sesosok Legit.


"CIEEE!~" teriak semuanya yang melihat adegan drama kami. eh salah itu bukan drama tapi beneran. hehe._.v

"Selamat ya Njel, akhirnya lo nemuin cinta lo." kata Sella memberiku selamat dengan mengandeng sesosok Ciki.

"Haha iya Sel, makasih kamu juga ya sama Ciki." Ledekku

"Hahaha sama-sama Njel, makasih juga ya:P" jawab Sella dan Ciki

"Gue sama siapa?" tanya Thello.

"Ehem....sama gue aja mau gak?" tanya Joseph.

"OGAH!!!!" kata Thello ngumpet dibalik Sella.

"HAHAHAHAHA" semua pun tertawa bersama-sama


-----------


selesai!!!!!!!!!!!!!!!!!! maaf endingnyajelek, karena tangan saya pegelnye naujubile~ byebye

besok lanjutin cerbung yang lain yaaaa:D 
thanks for read my cerbung u,u 



Tertera/Tertanda
Esa Pamuda Legit (Esa Legit)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar